Senin, 28 Januari 2013

Nabila, Ciyuuuus, Miaaaapa?


Nabila-Ciyus-Miapa.jpg
SELAMA Kami berjualan online, terutama di situs jejaring sosial, pelanggan yang membatalkan orderan tanpa alasan itu sudah biasa. Mengalami kasus seperti kita sudah deal harga, nomer rekening sudah dikirim, tapi entah kenapa tiba-tiba si pembeli menghilang dari list pertemanan, atau inbox fb kita diblokir juga sering. Suka duka jualan online memang seperti itu. Tapi, kalau kejadiannya seperti ini: seorang anak kecil, usia 11 tahun, tiba-tiba menghubungi Kami, katanya ingin memesan Sandal Nama. Terus terang, baru kali ini Kami mengalaminya.

Ya, pertama kali Kami membaca inboxnya, Kami tak menyangka kalau orang yang mempunyai akun atas nama Nabila Raudah itu seorang anak kecil. Kami baru tahu kalau dia anak kecil, ketika komunikasi berlanjut lewat telpon dan SMS.

“Jangan bilang mbak, saya masih anak-anak” Katanya.

Sebagai pedagang, siapa pun pelanggan kita, mau orang dewasa atau anak-anak, otomatis kita harus melayaninya dengan baik. Karena pembeli adalah raja. Tanpa pembeli, kita bukan apa-apa. Tanpa pembeli, keberadaan bisnis kita sama sekali tak ada artinya.

Cuma yang jadi pertanyaan sekaligus membuat Kami kaget itu, kok bisa ya seorang Nabila, anak kecil usia 11 tahun sudah berani belanja lewat online. Padahal, setahu Kami, akhir-akhir ini banyak sekali olshop abal-abal, alias olshop penipuan.

Tapi, ada lucunya juga. Karena konsumen Kami yang satu ini statusnya masih anak kecil, berhari-hari Kami harus membimbing dia, memberitahu bagaimana cara melakukan pemesanan. Mulai dari bagaimana caranya melakukan transfer, baik itu lewat Pos, atau lewat Bank, juga bagaimana caranya mengambil paket, kalau pesenannya sudah Kami kirim.

Dari pengalaman ini Kami mendapatkan pelajaran bahwa seorang Nabila, bukan anak biasa seperti anak-anak seusianya. Kami tidak tahu apakah Nabila pernah order di olshop lain. Yang Kami tahu, selama melakukan transaksi dengan Kami, sekalipun banyak sekali kepolosannya, seorang Nabila adalah anak yang cerdas, berani, dan gaul. Karena sudah tahu istilah transfer, kenal sama Teller Bank Mandiri dan Bank-Bank lainnya. Juga tahu sama yang namanya JNE, salah satu perusahaan jasa pengiriman terkenal di Indonesia.

Alhamdulillah, saat Kami menulis postingan ini, paketnya katanya sudah sampai, dan dia suka sekali sama Sandal Nama-nya. Satu hal yang tak bisa Kami lupakan dari seorang Nabila. Selama melakukan transaksi baik itu lewat telpon atau lewat SMS, dia selalu meminta Kami untuk berjanji “demi apa?” Padahal sudah Kami katakan, kalau olshop Kami ini olshop beneran, bukan olshop penipuan.

Ngomong-ngomong “Demi apa?” Kami jadi teringat sama iklan salah satu operator seluler.

“Ciyuuus? Miaapa?”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar